KENDARI – Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja, Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari), khususnya Unit Keuangan, telah menjalin kerjasama strategis dengan sejumlah perusahaan dan lembaga keuangan di Sulawesi Tenggara. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan lima perusahaan besar pada Selasa, 23 April 2026, di ruang konferensi Unit Keuangan Unmuh Kendari.
Kerjasama yang melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia cabang Kendari, PT Asuransi Jasa Indonesia, PT Pegadaian Unit Kendari, Kantor Pajak Pratama Kendari, dan Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Kendari ini mencakup program magang, pelatihan keterampilan, sertifikasi profesional, hingga penempatan tenaga kerja lulusan terbaik. Ini merupakan langkah konkret Unmuh Kendari dalam mengimplementasikan visi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Direktur Unit Keuangan Unmuh Kendari, Dr. Bambang Widyanto, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kerjasama ini adalah bukti komitmen kampus terhadap pengembangan akademik dan profesional. “Kami percaya bahwa pendidikan tinggi tidak hanya tentang teori, tetapi juga praktik nyata. Dengan kerjasama ini, mahasiswa kami akan mendapatkan pengalaman langsung dalam industri keuangan yang sesungguhnya,” ujar Dr. Bambang dalam acara penandatanganan MoU.
Lebih lanjut, Dr. Bambang menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan nilai tambah kepada mahasiswa Program Studi Akuntansi dan Manajemen Keuangan Unmuh Kendari. Mahasiswa akan ditempatkan sebagai peserta magang selama minimal empat bulan di berbagai departemen keuangan, audit, dan operasional mitra industri. “Selama program magang, mereka tidak hanya belajar prosedur dan regulasi, tetapi juga mengembangkan soft skills seperti komunikasi, manajemen waktu, dan problem-solving,” tambahnya.
Latar Belakang Kerjasama Strategis
Langkah kolaborasi yang diambil Unit Keuangan Unmuh Kendari ini muncul dari kebutuhan pasar kerja yang semakin kompetitif dan menuntut profesional bersertifikat di bidang keuangan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, permintaan tenaga ahli keuangan di Sulawesi Tenggara terus meningkat seiring dengan pertumbuhan sektor finansial dan digital payment yang eksplosif.
Koordinator Program Kerjasama Industri Unmuh Kendari, Ir. Siti Nurhaliza, M.B.A., mengungkapkan bahwa riset pasar menunjukkan kesenjangan signifikan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. “Survey kami terhadap 30 perusahaan keuangan di Kendari menunjukkan bahwa 78 persen dari mereka membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan teknis yang kuat dan sekaligus adaptif terhadap perubahan teknologi. Inilah mengapa kami mengembangkan kurikulum yang lebih aplikatif dan menjalin kerjasama dengan industri,” jelasnya.
Perencanaan kerjasama ini telah dimulai sejak enam bulan sebelumnya, melibatkan tim pimpinan Unit Keuangan, dosen-dosen senior, dan pihak sumber daya manusia dari mitra industri. Setiap detail program dirancang dengan cermat untuk memastikan relevansi dan manfaat maksimal bagi mahasiswa.
Program dan Mekanisme Pelaksanaan
Kerjasama yang sudah ditandatangani mencakup beberapa program unggulan yang akan dilaksanakan secara berjenjang. Pertama adalah Program Magang Terintegrasi yang dimulai sejak semester enam. Mahasiswa akan ditempatkan di departemen yang relevan dengan keahlian mereka, seperti accounting, treasury, audit internal, atau underwriting, tergantung penempatan yang ditentukan mitra industri.
Program kedua adalah Workshop dan Sertifikasi Profesional. Unit Keuangan akan menyelenggarakan serangkaian workshop yang dipandu langsung oleh praktisi industri. Para peserta akan dilatih untuk mengikuti sertifikasi profesional yang diakui internasional, seperti Certified Public Accountant (CPA), Certified Internal Auditor (CIA), dan sertifikasi asuransi dari Asosiasi Asuransi Indonesia.
Program ketiga adalah Competitive Advantage Program, di mana mahasiswa berprestasi akan mendapat kesempatan untuk mengikuti program pengembangan kepemimpinan dan manajemen proyek yang diselenggarakan oleh mitra industri. “Program ini dirancang khusus untuk mengidentifikasi dan mengembangkan talenta terbaik. Bukan tidak mungkin peserta program ini akan langsung ditawarkan kontrak kerja sebelum mereka lulus,” ungkap Ir. Siti Nurhaliza.
Mekanisme pelaksanaan melibatkan koordinasi intensif antara kampus dan industri. Unit Keuangan akan menunjuk koordinator akademis yang bertanggung jawab untuk memantau perkembangan mahasiswa, sementara pihak industri akan menunjuk mentor yang membimbing praktik langsung. Setiap bulan, ada pertemuan evaluasi untuk memastikan program berjalan sesuai target.
Respons Positif dari Mitra Industri
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia PT Bank Rakyat Indonesia cabang Kendari, Drs. Muhammad Fauzan, S.H., menyatakan antusiasme tinggi atas kerjasama dengan Unmuh Kendari. “Kami selalu membutuhkan tenaga muda yang energik dan memiliki dasar teori yang kuat. Dari pengalaman kami, lulusan perguruan tinggi yang telah menjalani magang terstruktur memiliki adaptabilitas lebih baik terhadap budaya kerja perbankan,” ujarnya.
Fauzan juga menekankan bahwa program magang bukan sekadar ajang eksploitasi tenaga kerja murah, melainkan investasi dalam pengembangan profesional. “Kami memberikan alokasi budget khusus untuk training dan pengembangan peserta magang. Mereka akan mendapat exposure ke berbagai unit kerja, sehingga ketika lulus, mereka sudah memiliki pemahaman holistik tentang industri perbankan,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Sementara itu, Manajer Operasional PT Asuransi Jasa Indonesia regional Sulawesi Tenggara, Ibu Dr. Eka Suroyo, S.E., M.Sc., mengapresiasi inisiatif Unmuh Kendari dalam menyusun kurikulum yang berorientasi pada industri. “Industri asuransi memerlukan profesional yang tidak hanya paham teknis underwriting, tetapi juga memahami perilaku konsumen dan regulasi. Kami optimis bahwa program ini akan menghasilkan talenta yang siap pakai,” kata Ibu Eka.
Dampak bagi Mahasiswa dan Kampus
Dampak langsung dari kerjasama ini sudah mulai terasa sejak pengumuman dilakukan. Dewan Perwakilan Mahasiswa Unit Keuangan Unmuh Kendari merespons positif dan menjanjikan untuk mengkoordinasikan kepentingan mahasiswa dalam program ini. Ketua BPM Unit Keuangan, Muhammad Ridho Pratama, mengungkapkan bahwa kerjasama ini membuka peluang belajar yang selama ini hanya bisa didapat dari literatur atau simulasi kelas.
“Mahasiswa kami sangat antusias dengan program ini. Mereka memahami bahwa pengalaman praktis di industri adalah aset berharga untuk karir mereka ke depan. Ada mahasiswa yang sudah menghubungi kami untuk bertanya tentang proses pendaftaran dan persyaratan untuk mengikuti magang,” tutur Muhammad Ridho dengan penuh semangat.
Untuk kampus secara keseluruhan, kerjasama ini meningkatkan reputation dan akreditasi Unmuh Kendari. Keberhasilan dalam penempatan lulusan di industri formal adalah indikator penting dalam penilaian akreditasi program studi. Dengan semakin banyak lulusan yang terabsorpsi di sektor keuangan, prospek akreditasi program studi akan meningkat signifikan.
Rencana Pengembangan Jangka Panjang
Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Keuangan juga merencanakan ekspansi kerjasama ke sektor-sektor lain dalam lima tahun ke depan. Direktur Unit Keuangan menyebutkan bahwa negosiasi sedang berlangsung dengan beberapa perusahaan tambahan, termasuk fintech startup lokal dan lembaga keuangan syariah.
“Kami ingin memastikan bahwa lulusan kami tidak hanya siap untuk industri konvensional, tetapi juga untuk industri finansial digital yang sedang berkembang pesat. Oleh karena itu, kami akan mengintegrasikan modul tentang financial technology, cryptocurrency, dan digital payment dalam kurikulum,” jelas Dr. Bambang.
Selain itu, Unit Keuangan juga akan mengembangkan research collaboration dengan mitra industri. Dosen-dosen akan diberi kesempatan untuk terlibat dalam proyek-proyek riset yang bernilai praktis, seperti studi tentang optimalisasi sistem keuangan atau analisis risiko kredit dengan data riil dari industri.
Penutup
Kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Unit Keuangan, dengan industri merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Program-program yang dirancang bukan hanya untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, tetapi juga untuk membangun ekosistem pendidikan yang sehat dan relevan dengan kebutuhan pasar.
Dengan dukungan penuh dari mitra industri dan antusiasme mahasiswa, tidak ada alasan untuk meragukan kesuksesan program ini. Yang penting adalah konsistensi dalam implementasi dan terus melakukan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan. Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan komitmen bahwa pendidikan berkualitas bukan hanya tentang ijazah, melainkan tentang mempersiapkan generasi muda yang siap berkontribusi pada masyarakat dan industri.
Sebagaimana ungkapan Direktur Unit Keuangan pada penutupan acara penandatanganan MoU, “Kami percaya bahwa masa depan cerah menanti mahasiswa kami. Dengan dukungan industri dan dedikasi para dosen dan staf, Universitas Muhammadiyah Kendari akan terus menjadi pilihan utama bagi calon profesional keuangan di Sulawesi Tenggara.”
Kerjasama ini diharapkan menjadi model yang bisa direplikasi oleh unit-unit lain di Unmuh Kendari maupun kampus-kampus swasta lainnya di Indonesia dalam membangun sinergi pendidikan-industri yang lebih kuat.
—
Penulis: Redaksi Berita Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari
Diterbitkan: 23 April 2026